Maafkan aku kasih...
Dalam malam ku berdiri, menembus sepinya hari
Menatap bintang dan bulan ditemani desiran angin malam ini
Tertegun aku kala kau raih tanganku bersama tatapanmu yang tajam
Kau dekap aku dan kau berikan aku kehangatan
Malam ini, kau buatku terlena dengan dekap hangatmu
Kau berikan kedamaian saat bersamamu
Belaianmu membuatku semakin jatuh dalam suasana
Terlebih saat kau bisikan "aku sayang kamu bidadariku"
Tak kuasa ku teteskan air mata
Rasa penyesalan bertumpuk menjadi satu
Rasa kecewaku memuncak
Amarahku meraja
Kini kusadari, kau telah pergi dari hidupku
Pelukanmu yang kurasa sekarang tak dapat ku rasakan lagi kelak
Senyumanmu kala kau tatap aku tak dapat lagi kutemui
Belaian lembutmu, tak dapat lagi kumiliki
Kusadari aku salah
Ku tau ini adalah kebodohanku
Andai dapat ku ulang waktu
Tak akan ku sia-siakan engaku yang amat mencintaiku
Sekarang? semuanya sirna..
Cintamu telah mati untuk ku, bersama segudang kekecewaanmu
Kau berlalu saat ku menyadari kesalahanku
Ku tau ini terlambat...
Kau lepas dekapanmu
Kau taap mataku, tak ku temukan bintang saat ini
Ku lihat awan hitam
Kurasakan dinginnya malam ini tanpamu
Kau lepaskan genggaman tanganmu
sembari berkata "aku pergi, ku harap kau bahagia tanpaku"
Hingga kau berlalu
Kau tinggalkan aku sendiri dalam sepinya malam ini
Maafkanku kasih, aku membuatmu kecewa
Aku membuatmu meninggalkanku sekarang
Kuingkari janji bersama kita berdua
Aku tau aku salah, dan ini adalah hukumannya
Ku ikhlaskan kau pergi
Namun, berjanjilah...
Berjanjilah kau akan mendapatkan hidup barumu yang menyenangkan
Dan berjanjilah, jangan kau bawa aku dalam hidup barumu
Aku mencintaimu, lebih dari apapun yang kau tau
Namun kutau, cinta tak cukup untuk menahanmu disini bersamaku
Kepercayaan yang telah ku sia-siakan
Aku menerimamu pergi sayang.....
kayaknya pengalaman pribadi ya bun :D
ReplyDeletehaha sssstt jangan keras keras :p jadi malu haha
Deletehahaha :D eh bun nggk nulis kyk cerpen lagi? aku mst terharu low klo baca cerpenmu .
ReplyDeletesegera ya sayang lagi nyari ide nih, asiiiik cerpennya nancep ya? xoxo
ReplyDeletewkwk banget, org bikinnya dari pengalaman pribadi #eh
ReplyDeletehaha sial tau bgt ya. tp pntr kan kesannya gak aku yg ngalamin -_- syalalala~
Deleteiya sih , cmn masih keliatan tuh :p ayok tulis lagi bun :D
ReplyDelete