"..rinduku padamu adalah kebenaran"
Hari ini adalah hari dimana aku merindukanmu untuk beribu kalinya. Semuanya ku rindukan, saat kamu menjemputku dan mengajakku untuk mengitari indahnya kota. Bersama sepeda motor kesayanganmu kau bawa aku mengitari terik siang itu. Dipersimpangan jalan kau raih tanganku dan menggenggamnya erat. "mau kemana kita?" tanyamu kepadaku. Dan aku hanya menngucap "terserah kamu saja" dengan sedikit nada bergetar dan menutupi rasa tersipuku yang mendalam. Untungnya kamu tak melihat betapa merah wajahku saat itu.
Kamu membawaku kesebuah tempat, "mau apa kita kesini" tanyaku. Dan kau hanya menjawab "untuk bercumbu" sembari mengeluarkan tawa khasmu dan menarik tanganku. Konyol, namun candamu adalah nyawa untukku. Di genggamnya tanganku dan kau tatap lekat mataku, senyum manismu membawa sepercik harapan kau menyukai kebersamaan ini. Kita bicarakan semua, sembari kamu menggenggam tanganku dan membuatku salah tingkah. KAMU BEGITU MANIS SAYANG!
Hingga muncul keberanian kamu menatapku dan mengecup bibirku dengan lembut, aku hanya menunduk dan tersipu. Kamu raih aku dan mencium keningku sembari membelai rambutku.
Ketahuilah kesayangan, kamu adalah laki-laki termanis yang pernah aku kenal. Caramu merajai hatiku adalah sederhana yang indah. Doaku hanyalah adabinya kisah itu, yang sekarang telah dijawab Tuhan. Walaupun jawaban itu adalah tangis. Namun rasa dan tawa kita adalah nyata dibenak dan hatiku. Walaupun keperdulianmu adalah mati!
Sampai jumpa dikehidupan yang lain, aku akan tetap meyimpan semua kenangan indah bersamamu yang tak mungkin dapat ku tulus dan ku ucapkan. Terlalu banyak dan terlalu indah untuk dibagikan. Kapanpun, kembalilah dan ketuklah pintu rumahku. Aku akan selalu menyambutmu, samapi kapanpun. karna rasaku kepadamu andalah NYATA! dan rinduku kepadamu adalah KEBENARAN :)
Kamu membawaku kesebuah tempat, "mau apa kita kesini" tanyaku. Dan kau hanya menjawab "untuk bercumbu" sembari mengeluarkan tawa khasmu dan menarik tanganku. Konyol, namun candamu adalah nyawa untukku. Di genggamnya tanganku dan kau tatap lekat mataku, senyum manismu membawa sepercik harapan kau menyukai kebersamaan ini. Kita bicarakan semua, sembari kamu menggenggam tanganku dan membuatku salah tingkah. KAMU BEGITU MANIS SAYANG!
Hingga muncul keberanian kamu menatapku dan mengecup bibirku dengan lembut, aku hanya menunduk dan tersipu. Kamu raih aku dan mencium keningku sembari membelai rambutku.
Ketahuilah kesayangan, kamu adalah laki-laki termanis yang pernah aku kenal. Caramu merajai hatiku adalah sederhana yang indah. Doaku hanyalah adabinya kisah itu, yang sekarang telah dijawab Tuhan. Walaupun jawaban itu adalah tangis. Namun rasa dan tawa kita adalah nyata dibenak dan hatiku. Walaupun keperdulianmu adalah mati!
Sampai jumpa dikehidupan yang lain, aku akan tetap meyimpan semua kenangan indah bersamamu yang tak mungkin dapat ku tulus dan ku ucapkan. Terlalu banyak dan terlalu indah untuk dibagikan. Kapanpun, kembalilah dan ketuklah pintu rumahku. Aku akan selalu menyambutmu, samapi kapanpun. karna rasaku kepadamu andalah NYATA! dan rinduku kepadamu adalah KEBENARAN :)
Comments
Post a Comment