Harapanku sederhana! Ya, kebahagiaanmu.
Dalam cerita dongeng yang pernah aku baca, Putri Tidur itu terbangun saat pangeran datang dan mencium bibirnya dengan penuh cinta dan kasih sayang. Atau pengorbanan Juliet yang menenggak racun hanya demi cinta abadinya Romeo.
Apa perlu aku harus menenggak racun dan tertidur pulas hingga kam bersedia datang dan mencium bibirku untuk membangunkanku dan menjadikanku permaysuri dikerajaan kita berdua?
HAH! mimpi!
jangankan untuk datang menciumku, melirikku pun kamu tak sudi.
Kamu yang datang dan membuat semuanya berubah menjadi kebahagiaan.
Kamu sendiri alasanku yang memujamu sampai seperti ini.
Bukan harta atau popularitas bahkan wajahmu yang membuatku bertekuk lutut!
Sebenarnya semua orang mampu, namun kamu yang ternyata berhasil membawa perhatianku!
Aku tak mengharapkan kamu untuk mengizinkanku berada didalah hidupmu selamanya. Cukup mendengar kamu baik-baik saja sudah membuatku bahagia.
Aku juga tak inginkan ada namaku di dalam biodatamu kelak, aku hanya berharap ada namaku yang tersirat dibenakmu saat hujan dan petir menyambangi bumi.
Aku tak berharap akan ada sebuah pengakuan besar, aku hanya berharap tetap ada namamu di layar handphone ku saat aku membuka mata dan ucapan "morning"
Aku tak minta hal yang berlebih, kamu mengizinkan aku untuk memuja dan menyayangimu saja sudah lebih dari cukup.
Aku tak memintamu untuk tetap disini, bertahan untukku atau membuka kisah barudenganku.
Aku hanya inginkan kamu bahagia, dengan keputusanmu pergi menjauh bersama semua kenangan indah ini,
Maafkan aku jika aku tak mampu melupakan setiap detik dan detail kata-katamu kepadaku. Namun aku berusaha sekuat tenaga akan menepis rasaku ini untukmu, perlahan.
Butuh waktu yang lama mungkin, tapi aku harap aku berhasil,
Jangan pernah minta aku untuk meninggalkan kenangan kita dijalan sepi tanpa matahari!
Aku akan membawanya, sampai kapanpun. Sampai aku temukan kebahagiaan lain wala tanpamu.
Apa perlu aku harus menenggak racun dan tertidur pulas hingga kam bersedia datang dan mencium bibirku untuk membangunkanku dan menjadikanku permaysuri dikerajaan kita berdua?
HAH! mimpi!
jangankan untuk datang menciumku, melirikku pun kamu tak sudi.
Kamu yang datang dan membuat semuanya berubah menjadi kebahagiaan.
Kamu sendiri alasanku yang memujamu sampai seperti ini.
Bukan harta atau popularitas bahkan wajahmu yang membuatku bertekuk lutut!
Sebenarnya semua orang mampu, namun kamu yang ternyata berhasil membawa perhatianku!
Aku tak mengharapkan kamu untuk mengizinkanku berada didalah hidupmu selamanya. Cukup mendengar kamu baik-baik saja sudah membuatku bahagia.
Aku juga tak inginkan ada namaku di dalam biodatamu kelak, aku hanya berharap ada namaku yang tersirat dibenakmu saat hujan dan petir menyambangi bumi.
Aku tak berharap akan ada sebuah pengakuan besar, aku hanya berharap tetap ada namamu di layar handphone ku saat aku membuka mata dan ucapan "morning"
Aku tak minta hal yang berlebih, kamu mengizinkan aku untuk memuja dan menyayangimu saja sudah lebih dari cukup.
Aku tak memintamu untuk tetap disini, bertahan untukku atau membuka kisah barudenganku.
Aku hanya inginkan kamu bahagia, dengan keputusanmu pergi menjauh bersama semua kenangan indah ini,
Maafkan aku jika aku tak mampu melupakan setiap detik dan detail kata-katamu kepadaku. Namun aku berusaha sekuat tenaga akan menepis rasaku ini untukmu, perlahan.
Butuh waktu yang lama mungkin, tapi aku harap aku berhasil,
Jangan pernah minta aku untuk meninggalkan kenangan kita dijalan sepi tanpa matahari!
Aku akan membawanya, sampai kapanpun. Sampai aku temukan kebahagiaan lain wala tanpamu.
Comments
Post a Comment