CINTA?
Pernah ku merasakan pahitnya putus cinta
sakit yang ku alami masih sampai saat ini
Ku mengharapkan sebuah balasan cinta yang tulus darinya, sama seperti apa yang aku berikan untuknya
Namun ku rasa bukan dia yang membuatku terluka
Kusadari cintanya yang besar untukku dan kurasakan
Semua ini kesalahanku yang tak mampu mengartikan caranya mencintaiku
Bukan kesalahan dia untuk berpaling kepada wanita lain
Namun ini semua salahku!
Salahku yang selalu menuntut da mencintaiku dengan cara yang aku mau, salahku yang tak mampu mejaga dia dari jeratan wanita lain
Kalau memang benar adanya cinta ini sekuat baja, tak akan pernah terkoyakkan hanya dengan tiupan angin
Ku sadari keterbatasanku yang tak layak untuk menuntutnya menjadi apa yang aku mau
Aku tak memiliki tubuh yang indah seperti layaknya laki-laki dewasa inginkan
Kulitku tak seputih wanit-wanita itu
Wajahkupun tak cantik
Walau sekuat tenaga ku poles wajahku agar terlihat menarik
Mataku yang besar, hidungku yang kecil, bibirku yang lebar dan pipiku yang menggembung
Ya, aku bukan wanita yang pantas untuk menuntut untuk laki-laki mendekati sempurna sepertinya
Namun apakah wanita sepertiku tak akan pernah merasakan kebahagiaan yang seperti aku inginkan?
Terlalu mustahil kisah cintaku akan semulus jalan tol..
Sejenak ku termenung dalam lamunan panjangku..
Siapakah yang akan memberikanku kasih sayang sempurna seperti yang aku inginkan?
Dan jawabannya adalah....
Sepasang malaikat dan penjagaku yang telah Tuhan berikan untukku
Sepasang malaikat yang selalu menjagaku dalam tidur nyenyakku
Sepasang malaikat yang merawatku kala aku jatuh sakit
Sepasang malaikat yang sering kubuat menangis karna kelakuanku
Seorang penjaga yang tegas kala ku menyalahi aturan
Seorang penjaga yang memelukku hangat saat seseorang membuatku terluka
Seseorang penjaga yang sering kali aku sebut penggangu
Ya, Tuhan mengirimkan malaikatnya untukku dengan sosok yang sering ku panggil IBU dan BAPAK dan sosok penjaga yang sering ku panggil KAKAK...
Dari merekalah ternyata cinta yang aku impikan
Merekalah yang ternyata tulus mencintaiku
Dan merekalah yang selalu mengajariku untuk mencintai tanpa mengharapkan balasan...
Dan untukku,
Mustahil adanya yang dapat melebihi cinta dari cinta keluarga untuk kita
Pantaskah kita akan menagis karena orang yang hanya beberapa saat kita kenal?
Sudah
relakah kita akan menyakiti perasaan orang yang mencintai kita dengan
tulus karna kita menagisi sosok lain yang jauh tak ada apa apanya
mencintai kita?
Jika kita menginginkan balasan yang tulus dari orang lain, belajarlah mencintai dirimu sendiri dan mencintai keluargamu..
KARNA KESEMPURNAAN CITA ADALAH KELUARGA
Belajarlah mencintai seseorang dari cinta keluargamu!
Sesering apa kalian mengatakan " ILOVEU" untuk kekasih hatimu yang baru beberapa saat kamu kenal?
Sebanyak itu jugakah ucapan cintamu kepada orang yang mencintaimu semenjak kamu ada didalam rahim seorang wanita kuat?
Belajarlah mencintai keluargamu sendiri sebelum berani mencintai orang lain yang akan menjadi bagian dari hidupmu...
Comments
Post a Comment