Kamu, laki-laki bernama terang...
Teruntuk kamu, laki-laki bernama terang kepunyaanku....
Selamat berbahagia kamu..
aku kirimkan setangkup kerinduan beratas namakan kesendirian..
bukan atas nama sebuah dendam ataupun luka, rindu ini ku kirimkan atas nama cinta yang tak terbalas.
aku ingin katakan salah rinduku, rindu akan genggaman erat tanganmu, menggandengku dengan erat. Membawaku berjalan melawan deru ombak sang air menghanyutkan keraguan, Menggandengku erat atas nama kegelapan berujung cahaya tanpa cela dalam pekatnya hitam.
Aku kirimkan seberkas kata rindu dan rasa ragu akan kembalinya pelukanmu untukku..
Pelukan saat angin menggodaku dan tangis menghantuiku. Ciuman hangat yang kau haturkan di keningku, saat aku terpejam dan teteskan air mata tanpa alasan.
Aku rindu saat-saat kita bersama, saat canda kau haturkan demi lengkungan surga dibibirku katamu. Saat haru atas nama semua pengorbananmu tanpa tertundung kesal ataupun sesal. semuanya teruntukku katamu..
Aku rindukan saat kita diam saling menatap tajam tanda gangguan sang iblis menyerang otak dan rasa. Aku rindukan senyummu saat kau melihatku tertawa atas nama kamu dan semua tentangmu..
kamu adalah kebahagiaan ku..
aku rindukan kamu, laki-laki bernama terang kepunyaanku.
Dalam waktu yang tak bersahabat denganku..
Dengan detak jantung yang semakin berubah karnamu..
Dalam tawa yang semakin meredup atas kau dan dia..
Sadarilah kepunyaanku, saat matamu tak lagi sinari hati dan asaku, saat itulah tawaku berubah haru! Rasaku berubah ragu dan candaku berubah semu..
Kamu tau kepunyaanku? Aku adalah kesekian rasa yang pernah kau bahagiakan..
dan aku adalah kesekian hati yang pernah kau sayat! tapi..
PEDULI APA?!
aku tak peduli akan semuanya, langkahku meredup saat kau menjawab semua yang pernah ku tepis, saat kau buktikan semua ragu yang pernah kau hapus..
Kamu, laki-laki yang beratas nama masa laluku..
kamu.. kamu akan tetap menjadi kamu.
Bahagiaku yang pernah memupuk sebuah impian tanpa batas
Kamu.. kamu akan tetap menjafi kamu.
Doaku yang ku lontarkan atas nama cinta semu yang kau tuju..
Kamu.. kamu akan tetap menjadi kamu.
Tempatku bersandar saat semua tak berkawan terhadapku, dan ternyata hanya sementara.
Kamu.. Berbahagialah atas nama keabadian.
Tersenyumlah atas nama sebuah kesucian
Berdirilah atas nama rasa yang tak pernah kau tipu..
kamu.. aku mencintaimu lebih dari ribuan pesan yang ku kurim..
aku? aku hanyalah seekor kupu-kupu yang akan berubah menjadi ulat sekarang..
nanti, saat sayapku kembali ada dan aku terbang bersama sinar surya tanpa imbalan, jangan kejar aku untuk kembali. Aku akan pergi bersama angin yang pekat tanpa kamu. aku akan ikuti berkas cahaya yang kecil tanpa kamu..
kamu, laki-laki bernama terang kepunnyaannya..
Selamat berbahagia dengan cinta dan tawa yang baru.
selamat tinggal...
Aku rindukan saat kita diam saling menatap tajam tanda gangguan sang iblis menyerang otak dan rasa. Aku rindukan senyummu saat kau melihatku tertawa atas nama kamu dan semua tentangmu..
kamu adalah kebahagiaan ku..
aku rindukan kamu, laki-laki bernama terang kepunyaanku.
Dalam waktu yang tak bersahabat denganku..
Dengan detak jantung yang semakin berubah karnamu..
Dalam tawa yang semakin meredup atas kau dan dia..
Sadarilah kepunyaanku, saat matamu tak lagi sinari hati dan asaku, saat itulah tawaku berubah haru! Rasaku berubah ragu dan candaku berubah semu..
Kamu tau kepunyaanku? Aku adalah kesekian rasa yang pernah kau bahagiakan..
dan aku adalah kesekian hati yang pernah kau sayat! tapi..
PEDULI APA?!
aku tak peduli akan semuanya, langkahku meredup saat kau menjawab semua yang pernah ku tepis, saat kau buktikan semua ragu yang pernah kau hapus..
Kamu, laki-laki yang beratas nama masa laluku..
kamu.. kamu akan tetap menjadi kamu.
Bahagiaku yang pernah memupuk sebuah impian tanpa batas
Kamu.. kamu akan tetap menjafi kamu.
Doaku yang ku lontarkan atas nama cinta semu yang kau tuju..
Kamu.. kamu akan tetap menjadi kamu.
Tempatku bersandar saat semua tak berkawan terhadapku, dan ternyata hanya sementara.
Kamu.. Berbahagialah atas nama keabadian.
Tersenyumlah atas nama sebuah kesucian
Berdirilah atas nama rasa yang tak pernah kau tipu..
kamu.. aku mencintaimu lebih dari ribuan pesan yang ku kurim..
aku? aku hanyalah seekor kupu-kupu yang akan berubah menjadi ulat sekarang..
nanti, saat sayapku kembali ada dan aku terbang bersama sinar surya tanpa imbalan, jangan kejar aku untuk kembali. Aku akan pergi bersama angin yang pekat tanpa kamu. aku akan ikuti berkas cahaya yang kecil tanpa kamu..
kamu, laki-laki bernama terang kepunnyaannya..
Selamat berbahagia dengan cinta dan tawa yang baru.
selamat tinggal...
Comments
Post a Comment